Seorang pria berusia 39 tahun di Osaka telah ditangkap oleh kepolisian karena mengirim ancaman pembunuhan pada Yasushi Akimoto dan 48Group. Pria yang merupakan seorang guru itu telah mengakui perbuatannya.

Pada 8 Juni, pria yang kini ditetapkan sebagai tersangka tersebut mengirim tweet ancaman pada Yasushi Akimoto. Ia menulis, “Aku akan menyerang dan membunuhmu serta seluruh idol yang berkaitan denganmu.” Tweet tersebut telah dilaporkan dan diinvestigasi oleh pihak yang berwenang.

Pasca ancaman tersebut, keamanan seluruh event dan kantor manajemen AKB48 semakin diperketat. Pengamanan ketat terus berlanjut hingga Senbatsu Sousenkyo digelar pada 18 Juni lalu.

Ancaman pembunuhan ini kian terasa meresahkan setelah adanya penemuan CD AKB48 di rumah tersangka. Sebagaimana diketahui, CD AKB48 umumnya berisi tiket handshake yang bisa digunakan untuk bertemu langsung dengan member.

Kejadian ini setidaknya mengingatkan kembali pada insiden traumatis di handshake AKB48 pada 2014 lalu. Kala itu, dua member AKB48 – Rina Kawaei dan Anna Iriyama – serta seorang staf tiba-tiba disayat oleh seorang pemuda saat handshake berlangsung. Insiden tersebut bahkan berujung pada graduate-nya Rina Kawaei.

Sumber: JpopAsia

hosting indonesia