Jeffrey Marder, seorang warga New Jersey, Amerika Serikat, melayangkan gugatan terhadap Nintendo, The Pokemon Company dan Niantic Lab. Gugatan yang diajukan pada 1 Agustus tersebut berisi keluhan terkait pelanggaran privasi yang ditimbulkan Pokemon GO.

Dalam gugatannya, Jeffrey Marder mengklaim bahwa Pokemon GO bisa mengumpan penggunanya dengan cara menempatkan Pokestop dan Gym di lahan pribadi tanpa izin pemiliknya. Sejak game diluncurkan, ia mengaku telah kedatangan setidaknya lima orang yang meminta agar diperbolehkan memasuki halamannya untuk menangkap Pokemon. Ia menuntut agar produsen Pokemon GO memberi kompensasi dan melakukan perubahan pada game.

Sementara itu, di Jepang, pemerintah kota Hiroshima juga telah mengajukan gugatan serupa pada Niantic Lab. Mereka menolak jika Taman Monumen Perdamaian Hiroshima yang ditujukan untuk mengenang korban bom atom 1945 dijadikan sebagai lokasi Pokemon GO.

Sumber: Anime News Network.

hosting indonesia