Sempat melonjak secara dramatis pekan lalu, saham Nintendo kini harus mengalami penurunan tajam. Anjloknya saham yang hampir mencapai 18% ini bahkan menjadi yang terburuk yang dialami Nintendo dalam 26 tahun terakhir.

Pada 25 Juli, saham Nintendo jatuh sebanyak 17,7% di Jepang dan 12,3% di Amerika Serikat. Nilai pasar perusahaan yang berbasis di Kyoto ini pun terkikis hingga $6,7 triliun. Penurunan ini terjadi menyusul pernyataan Nintendo pada 22 Juli bahwa Pokemon GO tidak akan berdampak besar pada pendapatan mereka ke depannya.

Nintendo sendiri sebenarnya tidak terlibat secara langsung dalam produksi Pokemon GO. Namun melejitnya popularitas game ini sempat ikut memperkuat saham Nintendo hingga 2 kali lipat. Nintendo juga mengingatkan investor bahwa Niantic adalah perusahaan yang mengembangkan Pokemon GO dan membeli lisensi pada Pokemon Company. Sementara itu, Nintendo hanya memiliki saham 32% di Pokemon Company.

Akibat hal tersebut, Nintendo harus mengalami penurunan saham terparah sejak Oktober 1990. Sebelum Pokemon GO dirilis, nilai pasar Nintendo mencapai 14,490 yen pada 5 Juli. Pada 19 Juli, nilai pasar Nintendo naik menjadi 31,770 yen sebelum akhirnya terperosok ke angka 23,220 yen.

Tak hanya Nintendo, McDonald’s Holding Co. selaku sponsor utama Pokemon GO di Jepang juga mengalami nasib serupa. Setelah menikmati kenaikan 23% pada 19 Juli, saham McDonald harus jatuh sebanyak 12%.

Sumber: Anime News Network, USA Today, recode

hosting indonesia