Bukan rahasia lagi jika di balik kehebohannya, aplikasi game Pokemon GO juga memicu terjadinya berbagai insiden. Faktanya, perburuan Pokemon memang tidak selalu berlangsung menyenangkan.

Pokemon GO baru saja dirilis di Jepang pada 22 Juli. Baru tiga hari diluncurkan, sejumlah laporan terkait game ini sudah bermunculan dari berbagai prefektur. Di Otsu, Prefektur Shiga, seorang supir mobil mengalami kecelakaan kecil saat tengah bermain Pokemon GO pada 25 Juli.

“Aku sedang fokus pada permainan dan tidak memperhatikan mobil di depanku,” ungkap pria tersebut sebagaimana dikutip oleh polisi.

Sebelumnya, pada 24 Juli, polisi harus memberi peringatan pada seorang pria Brazil yang mencari Pokemon di jalan tol di Mino, Prefektur Gifu. Menurut keterangan polisi, pria itu sedang merayakan pesta barbeque di sekitar area tersebut dan tidak terlalu familiar dengan wilayah lokal.

Menggunakan handphone saat berkendara merupakan pelanggaran undang-undang lalu lintas. Oleh karena itu, polisi juga tidak akan segan menilang pengendara yang menyetir sambil bermain Pokemon GO.

Tidak hanya kecelakaan, Jepang juga menerima laporan aksi kriminal terkait Pokemon GO. Pada 23 Juli, seorang pria diduga memukul seorang wanita di dekat Stasiun JR Shibuya di Tokyo. Menurut kepolisian, pria tersebut mengira bahwa wanita yang sedang bermain Pokemon GO di handphone itu tengah diam-diam mengambil fotonya.

Pada 24 Juli, sekitar siang hari, seorang mahasiswi di Nagoya, Prefektur Aichi, juga mengalami nasib naas. Karena terlalu asik bermain Pokemon GO, ia kehilangan tas yang diletakkannya di keranjang sepeda.

Insiden lainnya juga terjadi di Oshamambe di Hokkaido. Bukannya bertemu Pokemon, seorang mahasiswa dikabarkan justru melihat binatang buas saat bermain game pada malam hari, 22 Juli. Mahasiswa itu mengaku melihat seekor beruang. Namun karena tidak ditemukan adanya jejak beruang, polisi menduga hewan yang dilihat mahasiswa tersebut adalah seekor rusa.

Beberapa insiden ini sebenarnya telah diantisipasi oleh pemerintah Jepang. Sebelum Pokemon GO dirilis, pemerintah sudah melakukan kampanye keamanan agar warganya berhati-hati saat bermain game ini.

Sumber: JapanToday

hosting indonesia