Selama musim semi ini, ada dua drama bertema pengacara yang tengah menghiasi layar kaca Jepang. Meskipun ditayangkan di slot waktu yang berbeda, dua drama ini tak pelak akhirnya dibanding-bandingkan juga karena temanya yang serupa.

Drama yang dimaksud disini adalah 99,9: Criminal Lawyer (99,9: Keiji Senmon Bengoshi) dan Good Partner: Unbeateable Lawyer (Good Partner: Muteki no Bengoshi). Dirilis di pekan ketiga April, dua drama ini sama-sama bercerita tentang perjuangan pengacara dalam menyelesaikan persoalan hukum. Lantas, apakah yang membedakan keduanya?

Profil Drama

99,9: Criminal Lawyer

Sutradara: Hisashi Kimura, Fuminori Kaneko, Shingo Okamoto
Penulis: Manabu Uda
Stasiun Televisi: TBS
Tanggal Rilis: 17 April 2016
Jadwal Tayang: Sabtu, 21:00 JST

Good Partner: Unbeatable Lawyer

Sutradara: Keita Motohashi, Naomi Tamura
Penulis: Yasushi Fukuda
Stasiun Televisi: TV Asahi
Tanggal Rilis: 21 April 2016
Jadwal Tayang: Kamis, 21:00 JST

Plot

99,9 adalah drama bertema pengacara yang mengangkat realita sistem peradilan di Jepang. Sebagai pengacara, Hiroto Miyama (Jun Matsumoto) selalu mencoba memburu kebenaran, bahkan di celah yang sangat kecil sekalipun.

Hukum di Jepang memiliki conviction rate 99,9%. Artinya, setiap kasus yang dibawa ke pengadilan, maka kemungkinan besar pasti akan dipidanakan. Hanya ada peluang 0,1% untuk bisa membuktikan seseorang tidak bersalah. Kebenaran 0,1% itulah yang selalu berusaha dikejar oleh Hiroto untuk menyelamatkan para kliennya.

drama bertema pengacara 1

Sementara itu, drama Good Partner bercerita tentang hubungan “air dan api” antara dua pengacara, Kento Sakisaka (Yutaka Takenouchi) dan Yoshie Natsume (Yasuko Matsuyuki). Mereka adalah mantan suami-istri yang telah bercerai selama satu tahun dan bekerja di kantor yang sama.

drama bertema pengacara 2

Meskipun hubungan mereka di selimuti persaingan dan perselisihan, mereka berdua adalah partner yang kuat sebagai pengacara. Berbeda dengan 99,9 yang didominasi oleh misteri dan investigasi, Good Partner masih dibumbui oleh nuansa drama keluarga.

Sama-Sama Pengacara, Beda Spesialisasi

Perbedaan paling mencolok dari 99,9 dan Good Partner adalah spesialisasi yang dimiliki oleh karakter pengacaranya. Jika Hiroto cs bekerja sebagai pengacara untuk masalah kriminal, Kento dan Yoshie adalah pengacara yang bergerak di bidang bisnis.

drama bertema pengacara 3
Ep. 1 – Hiroto tengah menyelesaikan kasus pembunuhan di persidangan

Hiroto lebih banyak mengatasi kasus-kasus kejahatan seperti pembunuhan, pencurian hingga pemerasan. Sedangkan Kento dan Yoshie adalah ahli dalam mengatasi permasalahan di dunia bisnis seperti pelanggaran hak cipta, kontrak perusahaan dan lain-lain.

drama bertema pengacara 4
Ep. 1 – Kento menghadapi tim pengacara rivalnya dalam kasus pelanggaran hak cipta

Latar Belakang Perusahaan yang Berbeda

Hiroto adalah pengacara yang bekerja di Madarame Law Firm, salah satu dari empat perusahaan hukum terbesar. Ia diminta secara langsung oleh sang pimpinan Haruhiko Madarame untuk bekerja disana.

Sebaliknya, tempat Kento dan Yoshie bekerja, Jinguji Law Firm, adalah sebuah perusahaan hukum berskala kecil yang didirikan oleh Jinguji Kasuhiko. Jika Madarame berlokasi di sebuah gedung dengan jumlah staf yang banyak, Jinguji memiliki kantor yang lebih sederhana dengan jumlah staf yang lebih kecil.

drama bertema pengacara 5
Kantor Madarame Law Firm
drama bertema pengacara 6
Kantor Jinguji Law Firm

Bekerja dengan Hati

Jika tadi kita sudah membahas tentang perbedaan, sekarang saatnya untuk mengetahui apa persamaan dari dua drama ini. Baik pengacara 99,9 dan Good Partner, mereka semua selalu bekerja dengan sepenuh hati. Bagi mereka, uang dan reputasi bukan segalanya. Yang terpenting, mereka harus bisa membuktikan kebenaran dan memberi keadilan bagi klien mereka.

drama bertema pengacara 7

Penasaran dengan dua drama bertema pengacara ini? Khusus untuk Good Partner, drama ini sudah bisa disaksikan di Indonesia melalui saluran televisi kabel WakuWaku Japan setiap Jumat pukul 21:00 WIB.

hosting indonesia