SNH48 merespon pernyataan AKS (manajemen AKB48) yang menyebut  bahwa mereka telah melakukan pelanggaran kontrak. Respon SNH48 tersebut dirilis hari ini, 10 Juni, melalui website resmi mereka.

Konflik internal di manajemen 48Group bermula saat AKS secara mengejutkan mengumumkan bahwa SNH48 telah melakukan pelanggaran kontrak. Pada 9 Juni, AKS menyatakan saat ini mereka tengah mempertimbangkan status SNH48 sebagai sister group AKB48.

Selain menghapus logo dan banner SNH48 di website 48Group, AKS juga menegaskan bahwa pembentukan BEJ48 (Beijing) dan GNZ48 (Guangzhou) sebagai sister group SNH48 sama sekali tidak ada kaitannya dengan AKB48.

Sementara itu, SNH48 telah membantah adanya pelanggaran kontrak. Dalam pernyataan mereka, SNH48 berpegang pada prinsip bahwa mereka adalah “idol group Cina yang sepenuhnya independen”. Dengan otonomi mereka sendiri, “pembentukan BEJ48 dan GNZ48 dilakukan bersamaan dengan keputusan SNH48 untuk menciptakan konten musik yang original”.

SNH48 beranggapan, berbagai EP dan pertunjukan teater mereka yang original telah menerima respon dan reputasi positif. Dengan demikian, SNH48 menilai bahwa mereka telah memiliki “dasar yang solid untuk melanjutkan masa depan dengan mengikuti musik original mereka sendiri”.

Singkatnya, SNH48 meyakini bahwa mereka memiliki kewenangan yang luas untuk menjalankan grup tanpa sepenuhnya melibatkan manajemen AKB48. Terkait statement SNH48 ini, belum ada respon yang diberikan AKS.

hosting indonesia