Detail terbaru terkait penusukan idol Mayu Tomita kembali diungkap. Sesaat sebelum ditusuk secara sadis oleh penggemarnya sendiri, Mayu Tomita ternyata sempat menghubungi panggilan darurat.

Sebelumnya, polisi telah mengungkap pengakuan Tomohiro Iwazaki, 27 tahun, terkait penusukan yang dilakukannya terhadap Mayu Tomita. Ia beralasan, serangan yang dilakukannya tersebut mulanya dipicu lantaran idolanya itu menolak hadiah darinya. Karena tidak menerima penjelasan dari Mayu Tomita, ia semakin kesal hingga ia tega melakukan penusukan secara membabi buta.

Menurut pengakuan pelaku, saat ia meminta penjelasan, Mayu Tomita justru menghubungi nomor darurat. Di saat Mayu Tomita mengabaikannya itulah Tomohiro Iwazaki diperkirakan mulai melakukan serangan.

Polisi menemukan adanya keseuaian antara pengakuan Tomohiro Iwazaki dengan informasi yang terkumpul seputar kejadian yang terjadi pada 21 Mei di Koganei, Tokyo itu. Berdasarkan kecocokan tersebut, polisi meyakini bahwa Mayu Tomita diserang sewaktu melakukan panggilan. Mayu Tomita dikabarkan tiba-tiba berhenti merespon operator panggilan darurat. Sesaat setelah ia berkata “tolong aku”, terdengar suara teriakan.

Kasus penusukan Mayu Tomita ini juga tidak luput dari perhatian para ahli hukum. Beberapa pengacara menuntut adanya revisi untuk memperjelas pasal dalam undang-undang anti-penguntitan.

Sumber: JapanToday

hosting indonesia