Film The Red Turtle yang diputar perdana pada 18 Mei di Festival Film Cannes Ke-69 sukses merebut perhatian penonton. Meskipun tidak memiliki dialog, film animasi ini tampaknya tetap memiliki “sihir” tersendiri hingga mampu membuat penonton memberi standing ovation (tepuk tangan sambil berdiri) di akhir film.

The Red Turtle adalah film animasi Studio Ghibli Jepang yang diproduseri oleh Toshio Suzuki dan disutradarai oleh animator Belanda Michael Dudok de Wit. Ini juga sekaligus menjadi pertama kalinya Studio Ghibli bekerja sama dengan distributor film Jerman, Wild Bunch.

Kabarnya, The Red Turtle sudah menyedot antusiasme penonton bahkan sejak logo Totoro milik Studio Ghibli muncul di layar. Puncaknya, di penghujung film, penonton memberi standing ovation untuk film ini.

“Aku sangat bahagia,” kata Toshio Suzuki. “Tentu saja, aku akan sangat sedih jika tidak ada orang yang tersisa di akhir film.”

Sedangkan sang sutradara Michael Dudok de Wit berkomentar, “Ada sekitar seribu orang di teater yang besar ini, dan mereka semua sangat fokus pada film. Aku tidak pernah merasakan hal yang sangat luar biasa sebelumnya.”

The Red Turtle bercerita seputar kehidupan seseorang yang terdampar di sebuah pulau tropis yang dihuni kura-kura, kepiting dan burung. Berikut adalah trailer dari film The Red Turtle yang sukses memukau penonton Festival Film Cannes:

Sumber: RocketNews24

hosting indonesia