Lakewood Middle School di Hebron, Ohio menjatuhkan skors selama tiga hari kepada seorang pelajar putri. Skors tersebut diberikan setelah seorang guru menemukan catatan ala ‘Death Note’ yang berisi daftar nama siswa lainnya.

Kepala kepolisian wilayah setempat, Chris Slayman, telah merespon laporan dari sekolah pada 14 Maret. Kasus tersebut juga telah diteruskan ke detektif dan dikategorikan sebagai aksi yang memicu kepanikan.

Pihak sekolah menyatakan, murid tersebut ikut berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana sekolah bertajuk “Fandom Day”. Saat itu, murid tersebut memang memakai cosplay anime Death Note dan catatan yang ditemukan merupakan bagian dari properti.

Sekolah telah menjelaskan kepada staf dan investigator mengenai serial manga dan anime Death Note. Lebih lanjut, pihak sekolah berkata, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pelajar tersebut memiliki niat atau rencana tertentu untuk melukai siswa lainnya. Oleh karena itu, tidak ada gugatan yang diajukan terhadap pemilik buku.

Sang pelajar dikabarkan telah kehilangan bukunya dan khawatir akan mendapat masalah apabila buku tersebut ditemukan oleh orang lain. Siswa lainnya berkata bahwa mereka juga memiliki buku yang sama tetapi mereka tidak membawanya ke sekolah atau menulis satu pun nama di dalamnya.

Dalam manga atau live-action aslinya, Death Note dikisahkan sebagai buku yang bisa membuat pemiliknya mengatur sedemikan rupa kematian orang lain dengan hanya menulis nama dan keterangan di dalamnya.

Di Amerika, kasus kepemilikan Death Note yang berujung pada penjatuhan hukuman dari sekolah telah beberapa kali terjadi. Pada 2007, sebuah SMA di Virgina menjatuhkan skors kepada salah satu muridnya karena menulis daftar nama teman-teman sekelasnya yang disebut pihak sekolah berkaitan dengan Death Note. Di Gadsden, Alabama, dua pelajar kelas enam diskors dan diperiksa oleh kepolisian karena menulis sebuah daftar berisi nama staf sekolah dan murid lainnya. Daftar nama tersebut kemudian diketahui terinspirasi dari serial Death Note, tetapi tidak ditemukan indikasi bahwa dua pelajar berusia 12 tahun tersebut tengah merencanakan serangan.

Sumber: http://www.animenewsnetwork.com/news/2016-03-23/ohio-middle-school-suspends-girl-after-finding-death-list-based-on-death-note/.100138

hosting indonesia