Pemerintah Jepang saat ini sedang menyusun rencana untuk memanfaatkan aset budaya di 200 lokasi sebagai promosi pariwisata. Rencana Jepang ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kunjungan turis asing pada Olympic Games 2020.

Pemerintah dikabarkan tengah meninjau kembali target kunjungan turis dari 30 juta menjadi 40 juta menjelang 2020. Kebijakan yang saat ini tengah dirancang mencakup pengenalan properti budaya dan aset bersejarah kepada turis dalam sebanyak mungkin bahasa. Selain memperbaiki bangunan-bangunan historis, Jepang juga akan mempromosikan kesenian lokal.

Selama ini, sebagian besar turis asing cenderung lebih memilih untuk berkunjung ke kota-kota seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Oleh karena itu, pemerintah akan memperbaiki fasilitas transportasi untuk mempermudah turis mengunjungi area-area lokal lainnya yang masih belum terlalu populer.

Transportasi akan dirancang dengan layanan informasi, komunikasi, dan tiket yang lebih baik. Jepang juga berencana untuk menambah bandara dan stasiun kereta yang bisa menyediakan layanan pengantaran barang agar turis bisa berwisata tanpa perlu membawa bawaan yang terlalu berat.

Sepanjang Januari 2016, Jepang mengalami lonjakan kunjungan turis hingga 52%. Tercatat, sebanyak lebih dari 1,8 juta turis berkunjung ke Jepang pada Januari lalu. Angka ini merupakan yang tertinggi kedua setelah pada Juli 2015, Jepang menerima kunjungan sekitar 1,9 juta turis. Seiring peningkatan statistik kunjungan wisata, pemerintah mulai mempertimbangkan revisi target untuk 2020.

Sumber: http://www.japantoday.com/category/politics/view/new-plan-to-boost-tourism-will-highlight-japans-cultural-assets/comments/popular/id/6448650

hosting indonesia