Cokelat produksi asli Tokyo diperkirakan akan mulai beredar di pasaran menjelang akhir 2018.

Yang spesial, cokelat ini dibuat dari buah pohon kakao yang ditanam di pulau Hahajima, bagian dari kepulauan Ogasawara. Wilayah tersebut merupakan salah satu jaringan kepulauan Tokyo di Samudera Pasifik.

Umumnya, pohon kakao yang menghasilkan cokelat hanya tumbuh di wilayah yang dekat dengan khatulistiwa. Faktor geografi tersebut yang mempengaruhi sulitnya upaya budi daya kakao di Jepang.

Hiratsuka Confectionary Co. yang berbasis di Soka, Prefektur Saitama, telah berinvestasi dalam penelitian budi daya pohon kakao melalui kerja sama dengan petani di Hahajima sejak sekitar lima tahun lalu.

Setelah melalui berbagai hambatan, usaha mereka diperkirakan akan membuahkan hasil berupa produksi 500 kilogram biji cokelat pada 2016 dan dua ton pada 2017. Menurut pihak perusahaan, dua ton biji cokelat akan cukup digunakan untuk memproduksi 70.000 batang cokelat apabila kakao mengandung 70 persen cokelat.

Presiden perusahaan Masayuki Hiratsuka mengatakan, cokelat asli Tokyo ini bisa menghasilkan keuntungan dari penjualan dengan harga di kisaran 700 hingga 1200 yen.

Sebelumnya, proyek untuk membudidayakan kakao sudah pernah dilakukan di Prefektur Okinawa dan Semenanjung Izu, tetapi belum ada sukses signifikan yang diraih di kawasan tersebut.

Sumber: The Asahi Shimbun

hosting indonesia