rocketPada 17 Februari, Jepang sukses meluncurkan satelit observasi luar angkasa yang ditujukan untuk mempelajari black hole (lubang hitam).

Satelit bernama ASTRO-H tersebut merupakan proyek gabungan hasil kolaborasi antara NASA dan grup lainnya. ASTRO-H dikembangkan untuk mengorbit di ketinggian 580 kilometer dan mengobservasi X-ray yang memancar dari black hole ke gugus galaksi.

ASTRO-H diterbangkan dengan roket andalan Jepang, H-IIA, dari Tanegashima Space Center pada pukul 5:45 petang. Peluncuran satelit disiarkan secara nasional melalui televisi. Japan Aerospace Exploration Agency mengungkap bahwa satelit berhasil berpisah dari roket tanpa mengalami kesulitan.

Selama ini, black hole belum pernah secara langsung diobservasi. Laporan mengenai deteksi pertama gelombang gravitasi yang dikeluarkan awal bulan ini secara tidak langsung menambah bukti bahwa eksistensi black hole benar-benar nyata.

Berdasarkan jadwal awal, roket seharusnya meluncur ke luar angkasa pada 12 Februari, tetapi harus ditunda karena cuaca buruk.

Sumber: JapanToday

hosting indonesia