Website resmi JKT48 merilis pengumuman terkait pengunduran diri Nabilah Ratna Ayu Azalia. Disebutkan, Nabilah memutuskan untuk meninggalkan JKT48 karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkannya beraktivitas di grup.

“Karena kondisi kesehatan yang kurang baik, Nabilah Ratna Ayu Azalia (Team J) telah menjalani masa istirahat, akan tetapi karena tidak adanya pemulihan yang berarti, yang bersangkutan tidak dapat tampil kembali dengan kondisi prima di depan para fans semua,” tulis manajemen.

“Setelah berdiskusi dengan manajemen, Nabilah memutuskan untuk mengundurkan diri dari JKT48. Oleh karena hal tersebut, terhitung sejak 31 Oktober 2017 yang bersangkutan sudah tidak melanjutkan aktivitasnya di JKT48.”

Bersamaan dengan pengumuman ini, website JKT48 juga mengunggah surat yang ditulis oleh Nabilah. Terkait kondisi kesehatannya, Nabillah mengaku tidak bisa memberi performance sebaik dulu pasca menjalani operasi usus buntu tahun lalu.

“Setelah operasi usus buntu, kondisi aku tidak bisa kembali fit untuk tampil di atas panggung seperti dulu. Meskipun aku sudah diberi waktu untuk beristirahat oleh manajemen, tetapi kondisiku tidak kunjung membaik,” ungkap Nabilah.

Kesehatan bukan satu-satunya alasan Nabilah memilih mundur dari JKT48. Sulitnya menyeimbangkan waktu antara pendidikan dan karir membuatnya harus menentukan prioritas. Di antara keduanya, ia lebih memilih pendidikan.

“Pendidikan dan JKT48. Keduanya membutuhkan konsentrasi lebih. Maka dari itu aku memilih berkonsentrasi ke pendidikan,” tulisnya.

Nabilah meninggalkan JKT48 tanpa disertai konser atau show kelulusan di teater. Seluruh media sosialnya, termasuk Twitter yang telah diikuti oleh tiga juta follower, kini telah di-non aktifkan oleh manajemen.

Bergabung sebagai generasi pertama, Nabilah ikut membesarkan JKT48 sedari awal. Kesedihan dan dukungan untuk Nabilah pun dituangkan oleh fans lewat kicauan ber-hastag #TerimaKasihNabilah di Twitter.

hosting indonesia