Adhisty Zara harus rela berjauhan dari keluarganya di Bandung demi berkarir dengan JKT48. Member yang baru berusia 14 tahun ini memilih homeschooling sejak kelas 2 SMP dan menetap di Jakarta.

Sudah lebih dari setahun sejak Zara diperkenalkan sebagai generasi ke-lima JKT48. Lebih banyak menghabiskan waktu di JKT48 sampai membuatnya merasa JKT48 sudah seperti “rumah kedua”.

“Kayak keluarga karena sekarang kan aku jauh dari keluarga dan aku lebih sering disini (JKT48) jadinya aku udah nganggep JKT48 sebagai rumah kedua karena banyak kakak-kakak juga disini,” kata Zara dalam wawancara bersama gozzip.id.

Merantau ke Jakarta mengharuskan Zara belajar hidup mandiri. Adik dari trainee Hasyakyla Utami (Kyla) ini pun mengaku bahwa ia kini sudah mulai mengurangi sifat manja dan egoisnya sejak bergabung dengan JKT48.

“Awalnya kan memang aku manja sekarang udah jadi orang yang nggak manja, egois juga sekarang udah belajar buat mengurangi karena yang lainnya sering ngasih tahu biar jadi lebih baik lagi ke depannya,” tuturnya.

Zara pernah ditunjuk menjadi Senbatsu di single Saikou ka yo (Luar Biasa) dan So Long!. Berkat dukungan fans, ia menempati peringkat ke-23 Undergirls di Pemilihan Member Single ke-17 JKT48 April lalu.

Saat ditanya soal harapan, Zara ingin agar semua member JKT48 memiliki kesempatan yang sama untuk lebih dikenal. “Semoga bisa makin dikenal bareng member-member lain dan semua member JKT48 itu bisa sama rata,” ujarnya.

hosting indonesia